FEATURES Preview IRC Indonesian Motocross International 2013
Pertaruhan Gengsi 7 Pembalap Muda

Berita TerkaitFEATURES
FEATURES Preview IRC Indonesian Motocross International 2013<br />Pertaruhan Gengsi 7 Pembalap MudaFEATURES Preview IRC Indonesian Motocross International 2013<br />Pertaruhan Gengsi 7 Pembalap MudaFEATURES Preview IRC Indonesian Motocross International 2013<br />Pertaruhan Gengsi 7 Pembalap Muda
27/05/2013
Seri pembuka IRC Indonesian Motocross International Championship 2013 digelar di Sirkuit Maguwoharjo (27/4) lalu telah dijadikan momentum penting untuk saling menganalisa kekuatan lawan, pemetaan pertarungan dan awal mendesain pertarungan yang sesungguhnya di seri berikutnya.
Hal ini merupakan bagian dari strategi yang wajib dimiliki sebuah tim yang berambisi menjadi juara di akhir musim. Tentunya ini tidak bisa dianggap remeh, seorang juara mesti mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin melewati proses panjang dan berat yang mesti dilalui dengan mental baja dan tekad yang kuat serta disiplin dalam berlatih dan menyiapkan kekompakan tim sebagai pondasi menuju sukses meraih podium tertinggi di tiap seri.
Mengintip hasil seri pertama, kekuatan pembalap muda kini tengah onfire dan sedang matang-matangnya untuk bertarung. Mereka sedang dalam kondisi fisik dan mental yang prima setelah digembleng dalam kondisi sulit dan penuh tekanan menghadapi seniornya di beberapa musim sebelumnya. Meski hasilnya tidak semua pembalap muda finish di depan namun setidaknya dengan semangat muda membara seri dua nanti diperkirakan bakal jadi ajang balas dendam mereka yang gagal mengemas piala juara.
Tercatat sedikitnya ada tujuh pembalap muda yang tahun ini memiliki "amunisi" penuh untuk bertarung, mereka adalah Ivan Harry (33), Aldy Lazaroni (88), Alexander Wiguna (191), Andre Sondakh (101) Farhan Hendro (162), Agi Agasi (17) dan Adi Aprian Nugraha (27).
Di belakang mereka tentu saja bukan tim sembarangan, masing-masing punya kekuatan yang tak bisa dianggap remeh dengan dukungan penuh sponsor dan loyalitas mekanik dan kru yang luar biasa.
Alexander Wiguna, yang tergabung di tim Dumasari Elssgian Bostar Mubarok, sebuah tim yang tahun lalu meraih gelar sempurna, Juara Nasional Motocross 2012 dan Juara Nasional Supercross 2012 sekaligus diraih lewat ridernya, Agi Agasi.
"Tahun ini kita hanya fokus satu pembalap di MX2 nggak pake bule lagi, kita ingin konsentrasi dengan satu pembalap nasional dan saya pilih Alex karena dia karakternya tenang dan selalu konsisten," kata Bosar Harahap pemilik perusahaan sawit besar Dumasari yang bermarkas di Sumatera Utara. Seperti yang sudah-sudah, Bosar memiliki kapasitas dana yang luar biasa untuk membackup kebutuhan tim. Targetnya tentu saja mempertahankan gelar juara tetap di timnya meski Agi Agasi sudah pindah ke tim Husqvarna.
Untuk menghadapi keperkasaan Ivan Harry dan Aldy yang kini jadi pesaing terberatnya, Alexander Wiguna menempa dirinya di Purwodadi bersama pelatih bertangan dingin, Johnny Pranata. Alex kini menempati posisi ketiga klasemen di bawah Ivan Harry dan Aldy Lazaroni.
Seperti halnya Bosar, sang kakak Marah Harahap juga punya ambisi yang sama untuk merebut juara dari tangan sang adik. Meski bersaudara, soal prestasi Bosar dan Marah tak pernah kompromi, mereka berdua selalu punya strategi yang berbeda untuk memenangkan gelar juara di tiap seri.
Marah Harahap lewat timnya Bonaharto INK Xtremerated MX Team memilih Ivan Harry Nugroho sebagai pembalap utama. "Saya pilih Ivan Harry karena dia sedang bagus-bagusnya secara fisik dan mental, gemblengan di beberapa musim sebelumnya membuat dia sudah matang dan siap memetik gelar juara nasional tahun ini," tandas Marah yang jarang marah-marah ini.
Pilihan Marah Harahap terhadap Harry nampaknya memang tepat, terbukti di seri pembuka Yogyakarta lalu, Ivan Harry memenangi moto 2 dan juara kedua di moto 1, hal ini membuat ia berhak atas gelar juara seri I. Ia berhasil mengatasi pembalap tuan rumah, Aldy Lazaroni yang biasa tak terkalahkan di sirkuit berpasir Maguwoharjo. "Harry sudah mempersiapkan dengan prima fisik dan teknik, kami tak akan beri peluang pembalap lain merebut gelar juara seri kedua nanti," yakin Marah.
Dari Depok dilaporkan, Farhan Hendro terus melakukan aktifitas latihan fisik dan motor secara rutin, bersama motor barunya KTM SXF250 2013 ia optimistis bakal meraih hasil maksimal dengan menjuarai seri II yang bakal digelar di Ciamis, Jabar. Di Sirkuit Gapuraning Rahayu milik H Roni Karno itu Farhan yakin bakal berlomba dengan percaya diri karena memang menyukai tipikal sirkuit yang mirip-mirip dengan Depok itu. "Pokoknya kita lihat nanti, Farhan suka sirkuit Ciamis dan doain bakal juara di sana," kata Farhan ketika disambangi krosser-online.com di markasnya AHRS Building, Depok.
Farhan tidak sendiri, ia didukung pelatih fisik kenamaan, Gandung Darmoko yang sudah belasan tahun mendidik fisik pembalap top tanah air. Belakangan ia hengkang dari IMI Racing Academy dan pindah untuk menangani secara personal Farhan Hendro. "Farhan punya fisik yang bagus, ia punya dasar yang kuat sebagai pembalap yang punya mental juara, saya yakin tahun ini ia akan tampil baik," kata Gandung.
Bersama timnya, KTM Cargloss AHRS Bostar FHIGZ, Farhan didukung finansial yang kuat secara tim dari ayahnya, Asep Hendro pemilik brand AHRS. Apapun kebutuhan tim pasti disupport penuh oleh sang ayah. Sebuah kekuatan yang tak bisa dianggap remeh. Farhan menempati posisi 4 di kedua moto pada seri I sebuah hasil yang cukup baik.
Dari Yogyakarta dilaporkan, Pembalap Gandasari Evalube INK IRC MX Team, Aldy Lazaroni masih penasaran dengan hasil yang nyaris sempurna diraihnya di Yogyakarta. Di seri I itu, Aldy tampil mempesona dengan nyaris pertama di moto 2/final, setelah jatuh bangun tiga kali dan tercecer paling belakang. Namun dengan determinasi tinggi yang dimilikinya ia berhasil menyalip satu persatu lawannya dan finih kedua menempel di belakang Ivan Harry. (baca "Beri saya satu lap lagi saya kalahkan Ivan Harry" di krosser-online.com).
Aldy memang tengah dalam kondisi amat prima. Di bawah gemblengan keras kakaknya, Irwan Ardiansyah yang juara nasional motocross 7 kali itu, Aldy betul-betul menerima tempaan fisik dan mental yang cukup ketat. Setiap Senin hingga Jumat ia melakukan phsyic training dan latihan motor di sirkuit pribadinya.
Untuk menghadapi Ciamis dengan karakter tanah merahnya yangs edikit keras ia sengaja berlatih di sirkuit dekat rumahnya yang memiliki kontur tanah mirip. Seperti kedua kakaknya, Irwan dan Hendriansyah yang pembalap top nasional, Aldy memang punya bakat fisik yang kuat. Maka tak heran ia dijuluki "Diesel" makin lama makin bertenaga.
Aldy yakin bakal berhasil dalam perburuan gelar juara tahun ini, "Di atas kertas di Yogya seharusnya saya yang juara namun itulah balapan ada kalanya faktor keberuntungan juga menyertai, makanya di seri kedua ini saya berdoa semoga semuanya berjalan lancar," kata Aldy yang mengaku siap membalas kekalahannya dari Ivan Harry.
Pembalap Husqvarna Indonesia, Agi Agassi lain lagi, ia mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraihnya di seri I Yogya. Bayangkan jawara double title Motocross dan Supercross 2012 hanya finish ke-5 di moto 1 dan ke-13 di moto 2. "Tidak ada masalah dengan Husqvarna, motor dalam kondisi prima hanya saja fisik memang lagi jelek banget, saya kurang persiapan sehingga nggak maksimal," kata Agi melalui telepon selularnya.
Untuk seri II nanti Agi tidak tanggung-tanggung, ia memboyong rekan setimnya asal Australia, Lewis Stewart (7) yang di Yogya tampil perkasa dengan mengoverlap dua kali semua pembalap Indonesia. Kali ini Lewis tinggal serumah dengan Agi di rumahnya yang asri di Bogor bukan hanya sebagai rekan setim, tapi juga sebagai mentor dan sparing partnernya dalam berlatih. "Kita berlatih fisik dan motor bersama, dari sini saya belajar bagaimana Lewis menyiapkan fisik dan mentalnya sebelum berlomba, banyak pelajaran penting saya peroleh bersama Lewis," kata Agi.
Latihan keras juga ditempuh Andre Sondakh yang kemarin tampil pas-pasan di Seri I dengan finish ketujuh di moto 1 dan kelima di moto 2. "Saya akan berusaha lebih keras lagi di seri II nanti, problema fisik yang saya alami di Yogya tidak boleh terulang di seri Ciamis nanti," kata Andre yang masih setia di tim Huqvarna Indonesia.
Sementara itu pembalap tim pabrikan Kawasaki Denso Junior INK TKN Orca, Adi Aprian Nugraha (27) berlatih rutin di sirkuit dekat rumahnya di Sumedang. Di sirkuit berpasir itu, Adi setiap hari berlatih fisik dan motor dengan Kawasaki KX250F 2013 yang menurut Tedy Kustiar manajernya sudah disetting lagi karena hasil seri I kemarin kurang maksimal. Adi Aprian sempat diharapkan juara tahun ini namun sepertinya ia mesti fight lebih keras lagi di seri II agar bisa tampil di depan. Seri I kemarin ia hanya finish kesembilan di moto 1 dan kesepuluh di moto 2. "Seri kedua motor sudah diseting lagi target bisa juara," kata Adi.
Kalau semuanya pembalap muda di bawah 25 tahun lalu kemana pembalap senior seperti Deny Orlando, Zulfikar dan Aep Dadang? di seri I kemarin ketiganya masih belum menujukkan taringnya. Mantan pembalap nasional motocross yang kini sibuk mengeluti bisnis, Hendra Kumala menilai, saat ini memang tengah terjadi regenerasi antara pembalap senior dengan yang lebih muda.
Melihat statistik yang ada era Deny Orlando, Aep Dadang dan Zulfikar sudah meredup. Sesekali Deny dan Aep memang tampil perkasa di awal lap namun belakangan melorot ke belakang, meski Deny kemarin sempat finish keenam di belakang Agi dan Zulfikar ketujuh di moto 2.
"Zamannya sudah berganti kini yang muda yang juara, apalagi masing-masing sudah disibukkan dengan bisnisnya masing-masing ada yang buka speedshop, jualan motor fokus ngajar, jadi sudah mempersiakan diri turun tahta untuk menjadi pebisnis," kata Hendra yang mengaku masih punya niat terjun lagi sebagai pembalap.
Berkaca hasil di Yogya dipastikan seri II ini persaingan bakal lebih ketat lagi karena masing-masing tim sudah mengintip pemetaan kekuatan lawan dan mengantisipasinya dengan strategi terbaru. Kita lihat saja hasilnya nanti di seri II nanti di sirkuit Gapuraning Rahayu, Ciamis, Jawa Barat, 1-2 Juni mendatang. (ar)
CONNECT
VIDEO Coming Soon on HTML
newsletter
Join our newsletter to keep up with our newest updates.
kolom newsletter
chat support
Get connected with our customer service for a quick and accurate feedback.
Jl Pariwisata Raya No 03Rawalumbu Bekasi Timur
© copyright Krosser 2012. All rights reserved.
VIDEO Coming Soon on HTML
VIDEO Coming Soon on HTML